Rakit
Orkestrator SDLC berbasis AI - pipeline tujuh tahap dengan gerbang mutu yang terukur, bukan sekadar generasi kode.
- Peran
- Perancang & pengembang
- Tahun
- 2026
- Status
- Dalam pengembangan

Gagasan
Alat generasi kode hari ini cepat menghasilkan sesuatu, lalu berhenti. Yang tidak dijawab: apakah hasilnya benar, apakah bisa diuji, dan siapa yang bertanggung jawab ketika salah.
Rakit mencoba membalik urutannya. Sebelum satu baris kode ditulis, sistem harus menghasilkan artefak yang dapat diperiksa manusia: kebutuhan, kontrak sistem, pemecahan tugas, dan uji penerimaan yang dikunci. Kode baru dianggap selesai ketika uji itu hijau.
Tujuh tahap
- Kebutuhan —
PRD.json - Desain sistem —
CONTRACT.json,ARCHITECTURE.md - Pemecahan tugas + uji penerimaan terkunci
- Penulisan kode dalam sandbox dengan lingkaran hijau
- Tinjauan berbasis risiko — peninjau AI dan Overseer manusia
- Deploy dengan rollback otomatis
- Dokumentasi dan serah terima
Setiap gerbang terukur, tercatat, dan dapat dibatalkan. Kalau tahap tiga gagal, tahap empat tidak berjalan.
Pembagian kerja
Overseer memegang keputusan: menerima kontrak, menyetujui risiko, dan menandatangani deploy. Worker menjalankan tugas terbatas di sandbox tanpa kredensial. Pemisahan ini disengaja — model bahasa tidak boleh memegang kunci produksi.
Status
Proyek berada di pre-alpha, milestone M1 (fondasi). CLI masih berupa kerangka. Repositori berisi rencana lengkap, catatan keputusan arsitektur, dan definisi “selesai” per tingkat — semuanya terbuka untuk dibaca dan dikritik.
Bagian yang sudah ada: struktur monorepo, skema bersama dengan Zod, dan kontrak sandbox. Bagian yang belum: orkestrasi, dasbor, dan evaluasi biaya.